Selamat Datang di

Fakultas Sains dan Teknologi

Berita Terkini

Kasih Sayang kepada Anak Bukan Berarti Memanjakan

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Wakil Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Panyileukan mengajak para orang tua untuk menerapkan pola pengasuhan yang berlandaskan nilai-nilai Islam guna melahirkan generasi yang saleh dan sukses.

Pesan tersebut disampaikannya saat menjadi khatib dalam Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung bersama PCM Panyileukan di halaman parkir UM Bandung, Rabu (27/05/2026).

Dalam khutbahnya, ia menegaskan bahwa terdapat beberapa prinsip penting yang harus dijaga secara konsisten oleh setiap orang tua dalam membentuk karakter dan masa depan anak-anaknya.

Prinsip pertama adalah memastikan nafkah yang diberikan kepada keluarga berasal dari sumber yang halal. Menurutnya, Islam mengajarkan bahwa makanan dan harta yang dikonsumsi seseorang akan memengaruhi perilaku serta kehidupan spiritualnya.

“Harta yang diberikan kepada keluarga harus halal, baik dari jenisnya maupun cara memperolehnya. Bahkan nafkah halal yang diberikan kepada keluarga dinilai sebagai sedekah di sisi Allah SWT,” ujarnya.

Ia menyayangkan masih adanya sebagian orang yang tidak peduli terhadap cara memperoleh penghasilan. Termasuk melalui praktik korupsi, penipuan, manipulasi, dan berbagai bentuk kejahatan lainnya.

Padahal, lanjutnya, harta haram tidak hanya mendatangkan dosa bagi pencarinya, tetapi dapat membawa dampak buruk bagi keluarga yang menikmatinya.

Dalam khutbah tersebut, ia mengingatkan hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam At-Tirmidzi bahwa seseorang yang tumbuh dari harta haram tidak akan masuk surga karena neraka lebih pantas baginya.

Selain menjaga kehalalan nafkah, ia juga mengingatkan pentingnya memberikan kasih sayang kepada anak secara tepat. Menurutnya, kasih sayang bukan berarti memenuhi semua keinginan anak tanpa pertimbangan, melainkan membimbing mereka menuju keselamatan dunia dan akhirat.

Ia mencontohkan fenomena orang tua yang memberikan telepon genggam kepada anak-anak yang belum cukup umur hanya agar mereka tidak rewel. Kondisi tersebut dikhawatirkan membuka akses terhadap berbagai konten negatif yang dapat merusak perkembangan moral dan psikologis anak.

“Kasih sayang kepada anak bukan sekadar memberikan apa yang mereka inginkan, tetapi bagaimana menyelamatkan mereka dari berbagai hal yang dapat menjerumuskan kepada keburukan,” tuturnya.

Prinsip berikutnya adalah menjadi orang tua yang saleh. Di tengah derasnya arus informasi dan media sosial, menurutnya, keteladanan orang tua menjadi faktor utama dalam membentuk karakter anak.

Ia mengajak para orang tua untuk mempelajari kembali teladan Rasulullah SAW dalam mendidik keluarga serta meluangkan waktu untuk hadir bersama anak-anak di rumah, meskipun memiliki kesibukan pekerjaan yang padat.

“Sesibuk apa pun urusan dunia, jangan sampai kita kehilangan waktu bersama anak-anak. Mereka membutuhkan kasih sayang, perhatian, dan keteladanan dari orang tuanya,” katanya.

Meski demikian, ia juga mengingatkan agar para orang tua tidak berputus asa apabila menghadapi berbagai tantangan dalam mendidik anak. Menurutnya, rahmat Allah SWT sangat luas dan setiap orang tua harus terus berikhtiar serta bersabar.

Ia mencontohkan kisah Nabi Nuh AS yang tidak pernah berhenti mengajak putranya untuk beriman kepada Allah SWT meskipun sang anak tetap membangkang hingga akhir hayatnya.

“Kesabaran merupakan fondasi penting dalam membangun keluarga yang kuat. Jangan sampai persoalan anak berujung pada perpecahan rumah tangga karena anak-anaklah yang akan menjadi korban. Mereka adalah amanah Allah SWT yang membutuhkan keluarga yang harmonis dan utuh,” ungkapnya.

Menutup khutbahnya, ia mengajak seluruh jemaah untuk terus menjaga keharmonisan keluarga, mencari nafkah yang halal, memberikan pengasuhan yang baik, serta memperkuat kesabaran dalam mendidik anak demi mewujudkan generasi saleh yang membawa keberkahan bagi agama, bangsa, dan masyarakat.***(FA)

Selengkapnya

Daftar Mata Kuliah Prodi Administrasi Publik UM Bandung Semester 1-4

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Bandung menawarkan kurikulum yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi di bidang administrasi pemerintahan serta kebijakan publik.

Selama menempuh pendidikan, mahasiswa tidak hanya mempelajari tata kelola pemerintahan dan manajemen sektor publik. Namun, mendapatkan pemahaman mengenai nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan yang menjadi ciri khas pendidikan di UM Bandung.

Kurikulum ini disusun secara bertahap agar mahasiswa mampu memahami teori, menguasai praktik administrasi publik, hingga melakukan penelitian ilmiah.

Berikut daftar mata kuliah Program Studi Administrasi Publik UM Bandung dari semester 1 hingga semester 8.

Semester 1

  1. Al-Islam dan Kemuhammadiyahan 1
  2. Pengantar Ilmu Administrasi
  3. Pendidikan Pancasila
  4. Bahasa Inggris
  5. Sistem Ekonomi Indonesia
  6. Sistem Sosial Budaya Dasar
  7. Sistem Politik Indonesia
  8. Teori Organisasi
  9. Pengantar Ilmu Hukum

Semester 2

  1. Al-Islam dan Kemuhammadiyahan 2
  2. Asas-Asas Manajemen
  3. Bahasa Indonesia
  4. Kewarganegaraan
  5. Pengantar Ilmu Hukum
  6. Sistem Ekonomi Indonesia
  7. Sistem Politik Indonesia
  8. Sistem Sosial Budaya Dasar
  9. Teori Organisasi

Semester 3

  1. Al-Islam dan Kemuhammadiyahan 3
  2. Hukum Administrasi Negara
  3. Sistem Administrasi Publik Indonesia
  4. Filsafat Administrasi
  5. Akuntansi Sektor Publik
  6. Literasi Digital
  7. Perilaku Organisasi
  8. Birokrasi dan Governansi Publik

Semester 4

  1. Administrasi Publik Kontemporer
  2. Perbandingan Administrasi Negara
  3. Kemitraan dalam Tata Kelola Pemerintahan
  4. Etika Administrasi Publik
  5. Statistik Penelitian
  6. Keuangan Negara
  7. Otonomi Daerah

Semester 5

  1. Metodologi Penelitian Sosial
  2. Manajemen Pelayanan Publik
  3. Pengantar Kebijakan Publik
  4. Budaya Organisasi
  5. Manajemen SDM Sektor Publik
  6. Teori Perencanaan
  7. Pembangunan Governansi Digital

Semester 6

  1. Anti Korupsi
  2. Kepemimpinan
  3. Formulasi Kebijakan
  4. Manajemen Kinerja
  5. Metodologi Penelitian Administrasi
  6. Komunikasi dan Advokasi
  7. Implementasi dan Evaluasi Kebijakan Publik

Semester 7

  1. Pengambilan Keputusan
  2. Analisis Kebijakan Publik
  3. Administrasi Pembangunan
  4. Ristek (Riset Praktik Administrasi Negara)
  5. Manajemen Strategik

Semester 8

  1. Seminar Usulan Penelitian
  2. Skripsi

Kurikulum Administrasi Publik UM Bandung dirancang untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan berintegritas.

Melalui kombinasi pembelajaran teoritis, praktik administrasi, serta penguatan nilai-nilai keislaman, lulusan diharapkan mampu berkontribusi secara aktif di sektor pemerintahan, lembaga publik, organisasi nonprofit, maupun berbagai institusi yang bergerak dalam pelayanan masyarakat.

Buat kamu yang minat kuliah di prodi Administrasi Publik, ayo kuliah di UM Bandung saja.***

Sumber foto: hasil olah ChatGPT

Selengkapnya

Pesilat SD hingga SMA Adu Prestasi di UM Bandung Championship 2

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Pimpinan Cabang Tapak Suci Putera Muhammadiyah (PCTSPM) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung kembali menggelar “UM Bandung Championship 2 Tingkat Pelajar se-Jawa Barat Open” pada Sabtu (23/05/2026).

Kejuaraan yang berlangsung di Auditorium Kiai Haji Ahmad Dahlan lantai tiga UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Kota Bandung, itu diikuti 214 atlet dari 62 kontingen se-Jawa Barat. Para peserta berasal dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Kompetisi berlangsung meriah dan penuh semangat dengan mengusung tema “Meneguhkan Iman, Karakter, dan Prestasi Pesilat Muda Menuju Tapak Suci Mendunia”.

Ketua Pelaksana Ivan Adinata mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan antar-atlet Tapak Suci di Jawa Barat.

“Selain menjadi ajang untuk meningkatkan prestasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk generasi muda Indonesia yang sehat, kuat, disiplin, serta berakhlak mulia,” ujar Ivan.

Sementara itu, Ketua Tapak Suci Jawa Barat Mus Suherman menegaskan bahwa kejuaraan tersebut merupakan bentuk komitmen nyata Tapak Suci Jawa Barat dalam menghadirkan kompetisi yang berkualitas dan berkelanjutan setiap tahunnya.

“Kegiatan ini menjadi komitmen bersama dalam memperkuat kualitas para pesilat Tapak Suci, khususnya di Jawa Barat,” katanya.

Di sisi lain, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bandung Cece Muharam mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurutnya, kompetisi seperti ini penting untuk menambah pengalaman bertanding para atlet muda.

“Lahirnya seorang juara bukan hanya karena terus berlatih, tetapi juga karena banyaknya jam terbang melalui berbagai event kejuaraan maupun latihan persahabatan,” tegas Cece.

Ia menambahkan, pertandingan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet agar lebih siap menghadapi kompetisi pada level yang lebih tinggi.

“Para pesilat harus melewati berbagai proses dalam kejuaraan seperti ini. Dengan begitu, mereka akan lebih siap menghadapi berbagai event dengan situasi, daerah, bahkan negara yang berbeda,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto berpesan kepada seluruh peserta agar memiliki mental tangguh, semangat juang, dan spirit juara dalam setiap pertandingan.

“Semua proses harus dijalani dengan latihan dan kerja keras yang maksimal. Tidak ada keberhasilan yang diraih tanpa kerja keras,” tutur Rektor.

Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pengembangan kemampuan dan pembentukan karakter pesilat muda sebagai bagian dari proses kaderisasi Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

Selain itu, kegiatan tersebut turut menjadi sarana memperkenalkan UM Bandung kepada masyarakat luas.***(FK)

Selengkapnya

Tentang Kami

Sains dan Teknologi yang berkarakter Islamic Technopreneurial.

Menjadi Fakultas Sains dan Teknologi UMBandung dengan predikat sangat baik dalam pengembangan Sains, Teknologi, dan Entrepreneurial yang berbasis integrasi bidang keilmuan dengan nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan

Fakultas Sains dan Teknologi dibarisi oleh tenaga pengajar/ dosen yang profisional, berkompenten tinggi dan berpengalaman Nasional dan Internasional. Sistem penyelengggaraan pendidikan di Fakultas Sains dan Teknologi berlandaskan pada Catur Darma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengandian Kepada Masyarakat dan Al-Islam – Kemuhammadiyahan yang diselenggarakan secara profisional, transparan dan akuntabel yang menjamin terpeliharanya lingkungan kerja yang islami, sehat, aman, tenang dan damai.

Sambutan Dekan

Dr. Ir. Arief Yunan, M.Si., IPU, ASEAN Eng.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Sebagai bagian dari amal usaha Persyarikatan Muhammadiyah, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) bertekad menjadikan "Nilai-nilai Keilmuan, Keislaman dan Dakwah" sebagai filosofi penyelenggaraan dan pengembangan institusi pendidikan tinggi, dan mampu melahirkan sarjana-sarjana sains dan teknologi yang berkepribadian technopreneurship, berilmu pengetahuan dan teknologi yang dijiwai oleh nilai-nilai keislaman dan mampu menghadapi daya saing dan tantangan masa depan, dengan acuan utama adalah pada tujuan Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah dengan perspektif Amar Maruf Nahi Munkar dan Tajdid.

Visi, Misi, dan Tujuan Fakultas Sains dan Teknologi

Visi

"Menjadikan Fakultas Sains dan Teknologi yang unggul dan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sains, teknologi dan entrepreneurship melalui penguatan kelembagaan dan penyelenggaraan caturdharma yang bermutu tinggi".

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yang memiliki keunggulan inovasi dan berjiwa entrepreneur.
  2. Menyelenggarakan penelitian yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan sains dan teknologi, dan seni serta peningkatan
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pendidikan dan pembelajaran, berdasarkan hasil-hasil penelitian.
  4. Menyelenggarakan pembinaan dalam internalisasi dan penguatan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan.

Tujuan

Berdasarkan visi dan misi FST UM Bandung, maka dirumuskanlah tujuan sebagai berikut :

  1. Menghasilkan lulusan yang berkualitas, berkompeten, dan berdaya saing global di bidang sains dan teknologi serta entrepreneurial yang berkarakter islami.
  2. Menghasilkan produktifitas penelitian yang berkualitas dan publikasi yang bereputasi di tingkat nasional dan internasional pada bidang sains, teknologi dan entrepreneurial
  3. Mewujudkan tata kelola kelembagaan Fakultas Sains dan Teknologi UMBandung sebagai lembaga pelayan pendidikan yang berkualitas, terintegrasi, relevan dan transparan.
  4. Memperluas dan meningkatkan serta menghasilkan kerjasama akademika yang memiliki kepedulian terhadap berbagai permasalahan yang berkembang di masyarakat sesuai kearifan lokal dan spiritual.

Program Studi

Fakultas Sains dan Teknologi (SainTek) adalah salah satu dari 4 (empat) fakultas yang ada di UMBandung, dan Fakultas SainTek mempunyai 7 (tujuh) Program Studi

Teknik Elektro

Membuka Cakrawala Teknologi Masa Depan Bagi Technopreneur Unggulan Bangsa

Selengkapnya »

Teknik Informatika

Mewujudkan Software Engineer Terbaik Dengan Solusi-Solusi Aplikatif Bagi Indonesia.

Selengkapnya »

Teknik Industri

Menghasilkan Industrial Engineer Yang Fleksibel Dan Dinamis

Selengkapnya »

Teknologi Pangan Halal

Membangun Teknopreneur Halal Yang Profesional, Kompetitif & Mandiri Untuk Ketahanan Pangan Nasional.

Selengkapnya »

Bioteknologi

Bioteknologi Untuk Kemaslahatan Umat

Selengkapnya »

Farmasi

Pharmacy UMBandung, Growing Good And Educated Pharmacist.

Selengkapnya »

Agribisnis

Membangun Wirausaha Muda Bidang Agribisnis Yang Kompeten, Profesional, Kontributif.

Selengkapnya »

Kontak kami

Lokasi

Jl. Soekarno - Hatta No. 752, Cipadung Kidul, Panyileukan, Bandung - 40614

Telepon

(022) 63744992
(022) 63745992