Selamat Datang di

Fakultas Sains dan Teknologi

Berita Terkini

UM Bandung Bangun Kepemimpinan Transformatif Guna Tingkatkan Mutu Akademik

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung terus memperkuat fondasi kelembagaan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kampus menghadapi perubahan dunia pendidikan tinggi yang semakin dinamis.

Memasuki usia satu dekade, UM Bandung memilih fokus pada penguatan tata kelola. Tujuannya bukan sekadar menjaga organisasi tetap berjalan. Kampus ingin mempercepat transformasi akademik sekaligus memperluas dampaknya bagi masyarakat.

Komitmen itu diwujudkan dengan memperkuat kepemimpinan di tingkat universitas dan fakultas. Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto menetapkan Arief Yunan sebagai Sekretaris Universitas, Ia Kurnia sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Cecep Taufiqurrohman sebagai Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) untuk masa bakti 2026–2030.

Bagi UM Bandung, pergantian kepemimpinan bukan sekadar mengisi jabatan. Momentum ini menjadi bagian dari strategi kampus untuk mempercepat peningkatan mutu akademik, memperkuat tata kelola, dan memperluas kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat.

Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto mengatakan, jabatan adalah amanah. Setiap pemimpin harus bekerja dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat melayani. Pemimpin kampus juga dituntut mampu menjadi motor penggerak perubahan, bukan hanya menjalankan fungsi administratif.

"Jabatan ini bukan sekadar kehormatan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada persyarikatan, institusi, maupun kepada Allah SWT. Oleh karena itu, mari kita bekerja dengan penuh integritas, profesionalisme, dan semangat melayani," ujarnya.

Menurut Herry, tantangan perguruan tinggi saat ini semakin kompleks. Karena itu, kampus membutuhkan tata kelola yang profesional, adaptif, dan akuntabel. Penguatan kepemimpinan menjadi salah satu kunci agar inovasi dan kualitas layanan akademik terus berkembang.

Ia juga mengingatkan bahwa kemajuan universitas tidak pernah lahir dari kerja satu orang. Keberhasilan hanya bisa dicapai melalui kolaborasi seluruh sivitas akademika.

"Keberhasilan universitas bukan ditentukan oleh satu orang, melainkan hasil kerja bersama seluruh elemen. Mari bangun kolaborasi, saling menguatkan, dan jadikan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan sebagai ruh dalam setiap langkah pengabdian," katanya.

Selain memperkuat tata kelola, UM Bandung juga terus mendorong peningkatan mutu akademik, pengembangan riset, perluasan jejaring kerja sama, dan lahirnya inovasi yang berdampak. Seluruh kebijakan, kata Herry, harus memberi manfaat bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat.

Arah pengembangan tersebut sejalan dengan pertumbuhan UM Bandung dalam beberapa tahun terakhir. Sejak meraih akreditasi "Baik Sekali" dari BAN-PT pada 2024, kampus ini terus memperluas layanan akademiknya.

Saat ini UM Bandung memiliki lima fakultas, 18 program studi sarjana, satu program magister, serta Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker. Dalam waktu dekat, Program Magister Pendidikan Agama Islam juga akan segera melengkapi jenjang pendidikan di kampus tersebut.

Melalui penguatan tata kelola dan kepemimpinan, UM Bandung ingin membangun organisasi yang lebih lincah menghadapi perubahan. Targetnya bukan hanya meningkatkan daya saing kampus, tetapi juga menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inovatif, dan memberi manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.***(HMA)

Selengkapnya

Jejak Kreativitas Mahasiswa UM Bandung Menghias Pameran Batik Nasional di JICC

UMBANDUNG.AC.ID, Jakarta -- Kriyanian Prodi Kriya Tekstil dan Fashion Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Bandung ikuti Pagelaran Seni Batik Puspa Nuswantara 2026 dari Rabu-Minggu (08-12/7/2026).

Acara yang berlangsung di Hall A Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, itu digelar oleh Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI). Adapun tema yang diambil pada acara tersebut yakni ”Rupa Makna Tambal Nusantara”.

Mahasiswa Prodi Kriya Tekstil dan Fashion UM Bandung Wafa Ulhaq Ramadania mengatakan, dalam pameran tersebut, Prodi Kriya Tekstil dan Fashion UM Bandung menghadirkan berbagai produk-produk batik terbaik dari para mahsiswa.

”Kami di sini menghadirkan berbagai produk-produk batik yang berasal dari hasil pembelajaran kami selama perkuliahan, seperti batik tulis, batik cap, hinggga penerapan tekstil pada interior,” ucap Wafa di sela-sela kegiatan.

Berbagai macam produk, dari motif batik hadir, mulai dari bantal, lampu, hingga berbagai aksesoris dalam booth tersebut.

”Semoga Kriyanian Prodi Kriya Tekstil dan Fashion Universitas Muhammadiyah Bandung terus berkembang dan sukses terus ke depannya,” terangnya.

Salah satu pengunjung booth yakni Melati sangat kagum dengan berbagai produk yang dihadirkan dalam pameran kali ini. Menurutnya, berbagai produk dan karya seni ini sebagai bentuk apresiasi kekayaan bangsa.

”Luar biasa sekali booth UMKM dari Universitas Muhammadiyah Bandung ini yang pastinya  karya-karya mahasiswa ini turut melestarikan batik Nusantara,” ucap Melati.

Batik Asli Indonesia

Pada pembukaan acara, Ketua Umum APPBI Komarudin Kudiya menegaskan bahwa acara tersebut menjadi gerakan kebudayaan yang berpihak pada pelestarian batik asli Indonesia.

”Puspa Nuswantara hadir sebagai ruang bersama untuk mempertemukan seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem batik,” kata Komarudin.

Salah satu dosen Prodi Kriya Tekstil dan Fashion UM Bandung ini menegaskan bahwa batik merupakan identitas bangsa yang mengandung nilai sejarah, filosofi, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Oleh karena itu, lanjut Komarudin, keberadaan para perajin harus terus diperkuat agar mampu menghadapi tantangan industri modern, maraknya produk tiruan, serta perubahan tren pasar.

”Kami ingin masyarakat semakin mengenal, mencintai, dan menggunakan batik asli sebagai bagian dari kebanggaan nasional,” jelasnya.

Hadir pada pembukaan acara ini Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Reni Yanita, dan sejumlah tamu undangan lainnya.***

Selengkapnya

Kampus Ambil Peran Membangun Generasi yang Cerdas Memilih Tontonan

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Perkembangan platform digital membuat akses masyarakat terhadap film dan berbagai konten audiovisual semakin mudah. Di sisi lain, kondisi tersebut menuntut kemampuan literasi yang lebih baik agar masyarakat mampu memilih tontonan secara bijak.

Menjawab tantangan itu, Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung bersama Lembaga Sensor Film (LSF) Republik Indonesia menggelar program LSF Goes to Campus sebagai upaya memperkuat budaya sensor mandiri di kalangan mahasiswa.

Kegiatan bertajuk "Literasi Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri: Memajukan Budaya Menonton Sesuai Usia" tersebut berlangsung di Auditorium KH Ahmad Dahlan UM Bandung pada Kamis (9/7/2026).

Program ini merupakan implementasi kerja sama LSF dengan sekitar 60 perguruan tinggi di Indonesia untuk memperluas literasi perfilman di lingkungan akademik.

Ketua Komisi III LSF RI Kuat Prihatin mengatakan, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memilih tontonan sesuai usia.

Menurutnya, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen literasi yang menyebarkan pemahaman tersebut kepada keluarga, teman, dan lingkungan sekitarnya.

"Kampus kami harapkan menjadi pusat edukasi literasi perfilman. Mahasiswa dapat menjadi penyambung pesan kepada masyarakat tentang pentingnya memilih tontonan yang tepat," ujarnya.

Ia menambahkan, tantangan literasi saat ini tidak hanya berasal dari film, tetapi juga dari derasnya arus konten di media sosial.

Oleh karena itu, masyarakat perlu memiliki kesadaran untuk menyaring informasi dan konten yang dikonsumsi secara lebih cerdas dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Kaprodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UM Bandung Rahmat Alamsyah menilai kolaborasi dengan LSF selaras dengan penguatan kompetensi mahasiswa, khususnya di bidang sinematografi dan film dakwah.

Menurutnya, kegiatan ini melengkapi pembelajaran di kelas melalui pemahaman mengenai regulasi, etika, dan budaya sensor yang dibutuhkan saat memasuki industri kreatif.

Rahmat menjelaskan bahwa film merupakan perpaduan berbagai disiplin ilmu, mulai dari seni, teknologi, komunikasi, hingga sastra.

Oleh karena itu, film tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi memiliki peran sebagai sarana pendidikan, pembentukan karakter, dan penyampaian nilai-nilai kemanusiaan.

"Film tidak hanya menjadi hiburan. Selama mampu mengajak kepada nilai-nilai kebaikan, kepedulian, dan kemanusiaan, film juga dapat menjadi media dakwah," katanya.

Ia juga mengajak mahasiswa menyikapi perkembangan kecerdasan buatan (AI) secara bijak. Menurutnya, AI dapat dimanfaatkan sebagai alat pendukung proses kreatif, tetapi orisinalitas, etika, dan tanggung jawab harus tetap menjadi fondasi utama dalam menghasilkan karya yang berkualitas.***(FA)

Selengkapnya

Tentang Kami

Sains dan Teknologi yang berkarakter Islamic Technopreneurial.

Menjadi Fakultas Sains dan Teknologi UMBandung dengan predikat sangat baik dalam pengembangan Sains, Teknologi, dan Entrepreneurial yang berbasis integrasi bidang keilmuan dengan nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan

Fakultas Sains dan Teknologi dibarisi oleh tenaga pengajar/ dosen yang profisional, berkompenten tinggi dan berpengalaman Nasional dan Internasional. Sistem penyelengggaraan pendidikan di Fakultas Sains dan Teknologi berlandaskan pada Catur Darma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengandian Kepada Masyarakat dan Al-Islam – Kemuhammadiyahan yang diselenggarakan secara profisional, transparan dan akuntabel yang menjamin terpeliharanya lingkungan kerja yang islami, sehat, aman, tenang dan damai.

Sambutan Dekan

Dr. Ir. Arief Yunan, M.Si., IPU, ASEAN Eng.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera untuk kita semua,

Selamat datang di website resmi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung). Website ini kami hadirkan sebagai pintu informasi, komunikasi, dan kolaborasi antara fakultas dengan mahasiswa, dosen, alumni, mitra industri, serta masyarakat luas.

Fakultas Sains dan Teknologi UM Bandung berkomitmen menjadi fakultas yang Unggul, Islami, dan berdaya saing global di bidang sains, teknologi, dan inovasi. Kami menyelenggarakan pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan, dengan fokus pada 4 pilar utama (Caturdharma):

  • 1
    Pendidikan Berkualitas

    Kami menghadirkan kurikulum yang adaptif, berbasis riset dan Outcome Based Education (OBE). Didukung dosen yang kompeten, laboratorium handal, serta kerjasama dengan industri dan perguruan tinggi dalam dan luar negeri, kami menyiapkan lulusan yang siap menjawab tantangan kedepan.

  • 2
    Riset dan Inovasi

    Fakultas mendorong civitas akademika untuk menghasilkan karya inovasi, riset, paten, hilirisasi dan komersialisasi, serta solusi teknologi yang berdampak langsung pada masyarakat. Peta jalan riset dari mulai kecerdasan buatan, bioteknologi, teknologi pangan, teknik industri, teknik elektro, teknik informatika, agribisnis, hingga data sains; kami ingin menjadi bagian dari solusi permasalahan bangsa.

  • 3
    Pengabdian dan Kolaborasi

    Sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah, kami aktif dalam pengabdian masyarakat berdasarkan hasil-hasil riset melalui program berbasis teknologi tepat guna, pemberdayaan UMKM digital, dan literasi sains untuk sekolah. Kolaborasi dengan pemerintah, industri, dan komunitas menjadi kunci kami.

  • 4
    Internalisasi Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK)

    Kami mewujudkan integrasi nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan pada bidang pendidikan, penelitian/riset, pengabdian kepada masyarakat, serta dalam hal tata kelola fakultas.

Kepada calon mahasiswa, bergabunglah bersama kami untuk menuntut ilmu, berkarya, dan membangun masa depan. Kepada mitra dan alumni, mari terus bersinergi mengembangkan ekosistem inovasi yang berkelanjutan.

Kami menyadari bahwa perjalanan menuju fakultas yang unggul membutuhkan dukungan, saran, dan doa dari semua pihak. Semoga website ini bermanfaat dan menjadi jembatan silaturahmi kita semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi
Universitas Muhammadiyah Bandung

Dr. Ir. Arief Yunan, M.Si., IPU, ASEAN Eng.

Visi, Misi, dan Tujuan Fakultas Sains dan Teknologi

Visi

"Menjadikan Fakultas Sains dan Teknologi yang unggul dan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sains, teknologi dan entrepreneurship melalui penguatan kelembagaan dan penyelenggaraan caturdharma yang bermutu tinggi".

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yang memiliki keunggulan inovasi dan berjiwa entrepreneur.
  2. Menyelenggarakan penelitian yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan sains dan teknologi, dan seni serta peningkatan
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pendidikan dan pembelajaran, berdasarkan hasil-hasil penelitian.
  4. Menyelenggarakan pembinaan dalam internalisasi dan penguatan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan.

Tujuan

Berdasarkan visi dan misi FST UM Bandung, maka dirumuskanlah tujuan sebagai berikut :

  1. Menghasilkan lulusan yang berkualitas, berkompeten, dan berdaya saing global di bidang sains dan teknologi serta entrepreneurial yang berkarakter islami.
  2. Menghasilkan produktifitas penelitian yang berkualitas dan publikasi yang bereputasi di tingkat nasional dan internasional pada bidang sains, teknologi dan entrepreneurial
  3. Mewujudkan tata kelola kelembagaan Fakultas Sains dan Teknologi UMBandung sebagai lembaga pelayan pendidikan yang berkualitas, terintegrasi, relevan dan transparan.
  4. Memperluas dan meningkatkan serta menghasilkan kerjasama akademika yang memiliki kepedulian terhadap berbagai permasalahan yang berkembang di masyarakat sesuai kearifan lokal dan spiritual.

Penjaminan Mutu

Gugus Penjaminan Mutu (GPM)

Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Bandung berkomitmen untuk mengendalikan, mengevaluasi, dan meningkatkan mutu akademik di tingkat fakultas secara berkelanjutan guna mewujudkan tata kelola kelembagaan yang transparan, akuntabel, dan bermutu tinggi.

Program Studi

Fakultas Sains dan Teknologi (SainTek) adalah salah satu dari 4 (empat) fakultas yang ada di UMBandung, dan Fakultas SainTek mempunyai 6 (enam) Program Studi

Teknik Elektro

Membuka Cakrawala Teknologi Masa Depan Bagi Technopreneur Unggulan Bangsa

Selengkapnya »

Teknik Informatika

Mewujudkan Software Engineer Terbaik Dengan Solusi-Solusi Aplikatif Bagi Indonesia.

Selengkapnya »

Teknik Industri

Menghasilkan Industrial Engineer Yang Fleksibel Dan Dinamis

Selengkapnya »

Teknologi Pangan

Membangun Teknopreneur Halal Yang Profesional, Kompetitif & Mandiri Untuk Ketahanan Pangan Nasional.

Selengkapnya »

Bioteknologi

Bioteknologi Untuk Kemaslahatan Umat

Selengkapnya »

Agribisnis

Membangun Wirausaha Muda Bidang Agribisnis Yang Kompeten, Profesional, Kontributif.

Selengkapnya »