Selamat Datang di

Fakultas Sains dan Teknologi

Berita Terkini

Allah Mencintai Amal yang Ikhlas, Berkualitas, dan Membawa Manfaat

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Islam tidak mengajarkan keimanan yang berhenti pada ucapan atau sekadar tersimpan dalam hati.

Keimanan sejati harus melahirkan amal saleh yang menghadirkan manfaat bagi sesama. 

Sebab, iman tanpa amal akan kehilangan maknanya, sementara amal tanpa iman tidak akan bernilai di hadapan Allah.

Pesan penuh hikmah itu disampaikan mantan Dekan FAI UM Bandung Afif Muhammad dalam pengajian rutin yang diselenggarakan Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPAIK) di Musala UM Bandung, Kamis (23/7/2026).

Menurut Afif, iman dan amal merupakan dua sisi yang tidak dapat dipisahkan.

Keimanan yang benar akan tercermin dalam perilaku, akhlak, dan karya nyata, sedangkan setiap amal hanya akan bernilai ibadah apabila dilandasi keikhlasan dan keyakinan kepada Allah.

"Iman kita sebagai muslim tanpa amal tidak ada gunanya. Sebaliknya, amal tanpa iman juga akan menjadi sia-sia. Islam mengajarkan keduanya berjalan beriringan," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa mengucapkan syahadat berulang kali tidak akan membawa manfaat apabila tidak diwujudkan dalam amal saleh. B

egitu pula Al-Qur'an. Kitab suci itu bukan sekadar untuk dimiliki atau dipajang, tetapi harus dibaca, dipahami, lalu diamalkan sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupan.

Afif menekankan bahwa Allah tidak menilai seseorang dari besarnya pekerjaan yang dilakukan, melainkan dari niat, keikhlasan, dan ketakwaan yang menyertainya.

Oleh karena itu, aktivitas sederhana sekalipun dapat menjadi ibadah apabila diniatkan untuk mencari rida Allah dan menghadirkan kebaikan bagi orang lain.

"Hal kecil seperti menyiapkan makanan untuk keluarga bisa menjadi ibadah jika diawali dengan bismillah dan diniatkan karena Allah. Namun, jika dikerjakan dengan penuh amarah dan keluhan, yang didapat mungkin hanya rasa lelahnya saja," tuturnya.

Dalam kajiannya, Afif mengajak sivitas akademika UM Bandung untuk tidak hanya berlomba memperbanyak amal, tetapi memperbaiki kualitasnya.

Menurutnya, Allah Yang Maha Baik hanya menerima amal yang dilakukan dengan cara yang baik, penuh keikhlasan, serta memberikan kemaslahatan.

Ia kemudian mengajak umat Islam merenungkan dua perumpamaan sederhana. Jangan menjadi seperti lilin yang menerangi orang lain tetapi perlahan habis membakar dirinya sendiri.

Sebaliknya, jadilah seperti lebah yang hanya mengambil yang baik, tidak merusak, dan menghasilkan madu yang bermanfaat bagi banyak orang.

Perumpamaan itu, menurut Afif, mengajarkan bahwa seorang muslim tidak cukup hanya menjadi baik untuk dirinya sendiri.

Namun, juga harus mampu menghadirkan manfaat bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat.

"Allah tidak menginginkan amal yang asal-asalan atau sekadar menggugurkan kewajiban. Yang Allah kehendaki adalah amal yang berkualitas, bermanfaat, dan dilakukan dengan penuh keikhlasan," pungkasnya.

Melalui pengajian tersebut, Afif mengingatkan bahwa setiap muslim memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pahala melalui aktivitas sehari-hari.

Selama dilandasi iman, keikhlasan, dan niat mencari rida Allah, setiap amal—sekecil apa pun—dapat menjadi jalan menuju keberkahan hidup dan bekal terbaik untuk kehidupan akhirat.***(FA/FK)

Selengkapnya

UM Bandung Cetak Mahasiswa Berdampak Lewat Pengabdian Masyarakat

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) resmi melepas 66 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAS) dan KKN Internasional Tahun 2026 di Auditorium KH Ahmad Dahlan pada Rabu (22/7/2026).

Program ini menjadi bagian dari implementasi catur dharma perguruan tinggi Muhammadiyah sekaligus komitmen UM Bandung dalam mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Kepala LPPM UM Bandung Ijang Faisal mengatakan KKN bukan sekadar kewajiban akademik. Namun, ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu sekaligus membangun kepemimpinan, kolaborasi, dan kepedulian terhadap masyarakat.

"KKN adalah ruang pembuktian kualitas mahasiswa. Di sinilah ilmu diuji melalui pengabdian dan karakter seorang lulusan benar-benar dibentuk," ujarnya.

Sebanyak 60 mahasiswa akan mengikuti KKN MAS di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Mereka berasal dari 11 program studi, yakni Administrasi Publik, Akuntansi, Bioteknologi, Farmasi, Ilmu Komunikasi, KPI, Manajemen, PAI, PIAUD, Psikologi, dan Teknologi Pangan.

Sementara itu, enam mahasiswa mengikuti KKN Internasional di Malaysia dan Singapura. Peserta berasal dari Prodi Ilmu Komunikasi, Psikologi, dan Agribisnis dengan pendampingan dosen pembimbing lapangan dari UM Bandung.

Menurut Ijang, pelaksanaan KKN MAS dan KKN Internasional merupakan strategi kampus untuk memperkuat kolaborasi antara PTMA, memperluas jejaring internasional, sekaligus meningkatkan kontribusi UM Bandung dalam pembangunan masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap peserta KKN membawa nama baik almamater. Oleh karena itu, mahasiswa diminta menjaga integritas, akhlak, kedisiplinan, dan mampu menghadirkan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto yang membuka acara pelepasan, berpesan agar seluruh peserta mampu beradaptasi dengan cepat di lokasi pengabdian.

Ia juga meminta mahasiswa menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan.

Selain itu, rektor menegaskan pentingnya menjaga nama baik Muhammadiyah dan UM Bandung selama menjalankan KKN.

Menurutnya, setiap mahasiswa merupakan representasi kampus di tengah masyarakat sehingga sikap, perilaku, dan pengabdiannya akan mencerminkan kualitas UM Bandung.***(FA/FK) 

Selengkapnya

Kuliah Farmasi di UM Bandung, Investasi Cerdas untuk Masa Depan di Dunia Kesehatan

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Memilih program studi bukan sekadar menentukan tempat kuliah, tetapi menentukan arah masa depan. Di tengah tingginya kebutuhan tenaga kesehatan profesional, Prodi Farmasi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung hadir sebagai salah satu pilihan yang kian diminati calon mahasiswa dari berbagai daerah, bahkan dari mancanegara.

Baru berusia satu dekade sejak berdiri pada 2016, UM Bandung menunjukkan perkembangan yang pesat. Kampus ini kini telah memiliki lima fakultas dengan 18 program sarjana, dua program magister, dan satu Prodi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA).

Pada 2024, UM Bandung meraih akreditasi "Baik Sekali" dari BAN-PT, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kampus swasta yang diperhitungkan di Jawa Barat.

Prodi Farmasi sendiri juga telah mengantongi akreditasi "Baik Sekali" dari LAM-PTKes, dan menjadi salah satu program studi yang konsisten menarik minat calon mahasiswa setiap tahunnya.

Ketua Prodi Farmasi UM Bandung Mutiara Imansari menjelaskan bahwa prodi ini terbuka bagi lulusan SMA atau Madrasah Aliyah jurusan IPA, maupun lulusan SMK Farmasi dan bidang kesehatan lainnya.

Di bangku kuliah, mahasiswa akan mempelajari berbagai disiplin ilmu yang menjadi fondasi dunia kefarmasian. Mulai dari kimia farmasi, kimia medisinal, farmakologi, farmasetika, teknologi farmasi, hingga farmasi klinis dan komunitas. 

"Mahasiswa belajar bagaimana obat ditemukan, diformulasikan, diproduksi, didistribusikan, hingga digunakan secara efektif, aman, dan rasional oleh pasien. Tujuan akhirnya adalah memastikan obat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Mutiara, di kampus UM Bandung, Rabu (22/07/2026).

Ia menambahkan, lulusan Farmasi UM Bandung memiliki peluang karier yang sangat luas.

Selain menjadi apoteker atau tenaga kefarmasian di rumah sakit dan apotek, lulusan juga dapat berkarier di industri farmasi, industri kosmetik, industri pangan, laboratorium, lembaga penelitian, hingga instansi pemerintah seperti BPOM, Kemenkes, dan Dinas Kesehatan. 

Bahkan, terbuka pula kesempatan untuk menjadi akademisi atau membangun usaha sendiri di bidang kesehatan.

Keunggulan lain dari Prodi Farmasi UM Bandung terletak pada kurikulum berbasis kompetensi yang didukung fasilitas pembelajaran modern dan dosen-dosen berpengalaman di bidangnya.

Proses pendidikan pun tidak berhenti pada aspek akademik semata, karena turut mengintegrasikan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan, sehingga mahasiswa tidak hanya dipersiapkan menjadi tenaga farmasi yang kompeten, tetapi berintegritas, berkarakter, dan menjunjung tinggi etika profesi.

Pengalaman itu dirasakan langsung oleh Surya Khairul Rizky, mahasiswa Farmasi angkatan 2023.

Baginya, memilih UM Bandung menjadi salah satu keputusan terbaik dalam perjalanan pendidikannya. 

"Kuliah di UM Bandung itu benar-benar keputusan yang tepat buat saya. Saya tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi pengalaman organisasi, lingkungan yang suportif, dan dosen-dosen yang selalu mendorong mahasiswa untuk berkembang," katanya.

Surya mengakui bahwa kuliah di Farmasi memiliki ritme yang cukup padat, dengan praktikum yang berlangsung tiga hingga empat kali setiap pekan, disertai penyusunan jurnal dan laporan praktikum yang membutuhkan ketelitian tinggi.

Namun, suasana belajar yang kondusif membuat tantangan tersebut terasa lebih ringan.

"Prosesnya memang padat, tetapi karena suasananya suportif dan dosennya enak ngajarnya, jadi enggak berasa berat buat para mahasiswa," tuturnya.

Ia juga menilai kualitas laboratorium yang terus diperbarui setiap tahun menjadi nilai tambah tersendiri.

Hal itu membuat mahasiswa dapat belajar menggunakan fasilitas dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Didukung tata kelola laboratorium yang semakin profesional sehingga menciptakan lingkungan praktikum yang aman dan nyaman.

Surya optimistis prospek lulusan Farmasi akan semakin cerah seiring berkembangnya industri kesehatan di Indonesia.

Menurutnya, kebutuhan tenaga farmasi yang kompeten akan terus meningkat, baik di sektor pelayanan kesehatan, industri, penelitian, maupun pemerintahan. 

"Kuliah Farmasi di UM Bandung bukan cuma memberikan bekal ilmu dan keterampilan. Namun, mempersiapkan kami agar siap bersaing dan berkontribusi secara profesional di dunia kesehatan," pungkasnya.

Dengan kombinasi kurikulum yang adaptif, dosen berpengalaman, fasilitas laboratorium modern, serta penguatan karakter melalui nilai-nilai Islam, Prodi Farmasi UM Bandung terus membuktikan diri sebagai ruang belajar yang tidak hanya melahirkan lulusan kompeten, tetapi siap menjawab kebutuhan dunia kesehatan. 

Tak heran jika program studi ini menjadi salah satu destinasi favorit bagi calon mahasiswa yang ingin meniti karier di bidang kefarmasian, dengan bekal akademik yang kuat dan pengalaman belajar yang menyenangkan.***(FA)

Selengkapnya

Tentang Kami

Sains dan Teknologi yang berkarakter Islamic Technopreneurial.

Menjadi Fakultas Sains dan Teknologi UMBandung dengan predikat sangat baik dalam pengembangan Sains, Teknologi, dan Entrepreneurial yang berbasis integrasi bidang keilmuan dengan nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan

Fakultas Sains dan Teknologi dibarisi oleh tenaga pengajar/ dosen yang profisional, berkompenten tinggi dan berpengalaman Nasional dan Internasional. Sistem penyelengggaraan pendidikan di Fakultas Sains dan Teknologi berlandaskan pada Catur Darma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengandian Kepada Masyarakat dan Al-Islam – Kemuhammadiyahan yang diselenggarakan secara profisional, transparan dan akuntabel yang menjamin terpeliharanya lingkungan kerja yang islami, sehat, aman, tenang dan damai.

Sambutan Dekan

Dr. Ir. Arief Yunan, M.Si., IPU, ASEAN Eng.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera untuk kita semua,

Selamat datang di website resmi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung). Website ini kami hadirkan sebagai pintu informasi, komunikasi, dan kolaborasi antara fakultas dengan mahasiswa, dosen, alumni, mitra industri, serta masyarakat luas.

Fakultas Sains dan Teknologi UM Bandung berkomitmen menjadi fakultas yang Unggul, Islami, dan berdaya saing global di bidang sains, teknologi, dan inovasi. Kami menyelenggarakan pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan, dengan fokus pada 4 pilar utama (Caturdharma):

  • 1
    Pendidikan Berkualitas

    Kami menghadirkan kurikulum yang adaptif, berbasis riset dan Outcome Based Education (OBE). Didukung dosen yang kompeten, laboratorium handal, serta kerjasama dengan industri dan perguruan tinggi dalam dan luar negeri, kami menyiapkan lulusan yang siap menjawab tantangan kedepan.

  • 2
    Riset dan Inovasi

    Fakultas mendorong civitas akademika untuk menghasilkan karya inovasi, riset, paten, hilirisasi dan komersialisasi, serta solusi teknologi yang berdampak langsung pada masyarakat. Peta jalan riset dari mulai kecerdasan buatan, bioteknologi, teknologi pangan, teknik industri, teknik elektro, teknik informatika, agribisnis, hingga data sains; kami ingin menjadi bagian dari solusi permasalahan bangsa.

  • 3
    Pengabdian dan Kolaborasi

    Sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah, kami aktif dalam pengabdian masyarakat berdasarkan hasil-hasil riset melalui program berbasis teknologi tepat guna, pemberdayaan UMKM digital, dan literasi sains untuk sekolah. Kolaborasi dengan pemerintah, industri, dan komunitas menjadi kunci kami.

  • 4
    Internalisasi Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK)

    Kami mewujudkan integrasi nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan pada bidang pendidikan, penelitian/riset, pengabdian kepada masyarakat, serta dalam hal tata kelola fakultas.

Kepada calon mahasiswa, bergabunglah bersama kami untuk menuntut ilmu, berkarya, dan membangun masa depan. Kepada mitra dan alumni, mari terus bersinergi mengembangkan ekosistem inovasi yang berkelanjutan.

Kami menyadari bahwa perjalanan menuju fakultas yang unggul membutuhkan dukungan, saran, dan doa dari semua pihak. Semoga website ini bermanfaat dan menjadi jembatan silaturahmi kita semua.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi
Universitas Muhammadiyah Bandung

Dr. Ir. Arief Yunan, M.Si., IPU, ASEAN Eng.

Visi, Misi, dan Tujuan Fakultas Sains dan Teknologi

Visi

"Menjadikan Fakultas Sains dan Teknologi yang unggul dan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sains, teknologi dan entrepreneurship melalui penguatan kelembagaan dan penyelenggaraan caturdharma yang bermutu tinggi".

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yang memiliki keunggulan inovasi dan berjiwa entrepreneur.
  2. Menyelenggarakan penelitian yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan sains dan teknologi, dan seni serta peningkatan
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pendidikan dan pembelajaran, berdasarkan hasil-hasil penelitian.
  4. Menyelenggarakan pembinaan dalam internalisasi dan penguatan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan.

Tujuan

Berdasarkan visi dan misi FST UM Bandung, maka dirumuskanlah tujuan sebagai berikut :

  1. Menghasilkan lulusan yang berkualitas, berkompeten, dan berdaya saing global di bidang sains dan teknologi serta entrepreneurial yang berkarakter islami.
  2. Menghasilkan produktifitas penelitian yang berkualitas dan publikasi yang bereputasi di tingkat nasional dan internasional pada bidang sains, teknologi dan entrepreneurial
  3. Mewujudkan tata kelola kelembagaan Fakultas Sains dan Teknologi UMBandung sebagai lembaga pelayan pendidikan yang berkualitas, terintegrasi, relevan dan transparan.
  4. Memperluas dan meningkatkan serta menghasilkan kerjasama akademika yang memiliki kepedulian terhadap berbagai permasalahan yang berkembang di masyarakat sesuai kearifan lokal dan spiritual.

Penjaminan Mutu

Gugus Penjaminan Mutu (GPM)

Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Bandung berkomitmen untuk mengendalikan, mengevaluasi, dan meningkatkan mutu akademik di tingkat fakultas secara berkelanjutan guna mewujudkan tata kelola kelembagaan yang transparan, akuntabel, dan bermutu tinggi.

Program Studi

Fakultas Sains dan Teknologi (SainTek) adalah salah satu dari 4 (empat) fakultas yang ada di UMBandung, dan Fakultas SainTek mempunyai 6 (enam) Program Studi

Teknik Elektro

Membuka Cakrawala Teknologi Masa Depan Bagi Technopreneur Unggulan Bangsa

Selengkapnya »

Teknik Informatika

Mewujudkan Software Engineer Terbaik Dengan Solusi-Solusi Aplikatif Bagi Indonesia.

Selengkapnya »

Teknik Industri

Menghasilkan Industrial Engineer Yang Fleksibel Dan Dinamis

Selengkapnya »

Teknologi Pangan

Membangun Teknopreneur Halal Yang Profesional, Kompetitif & Mandiri Untuk Ketahanan Pangan Nasional.

Selengkapnya »

Bioteknologi

Bioteknologi Untuk Kemaslahatan Umat

Selengkapnya »

Agribisnis

Membangun Wirausaha Muda Bidang Agribisnis Yang Kompeten, Profesional, Kontributif.

Selengkapnya »